ARTomeo Kedai Online Figurin ARTomeo

Search..

Followers

Popular Postss

Thought & Feeling

Graphic Design

Sastra Sufi

Interest

Last Comments

Blog

15 May 2012

Kisah Menarik dibalik Nama Ubuntu



Separately Connected

Pada Festival Perdamaian yang berlangsung di Florianopolis, Brasil Selatan, seorang wartawan dan filsuf Lia Diskin mendapat kisah indah dan menyentuh tentang sebuah suku di Afrika yang ia sebut Ubuntu.Dia menceriterakan pengalaman seorang antropolog mempelajari kebiasaan dan adat istiadat suku ini. Ketika pekerjaannya disana telah selesai, ia harus menunggu transportasi yang akan membawanya ke bandara untuk pulang. Dalam penantian sambil melewatkan waktu sebelum ia pergi, dia mengusulkan sebuah permainan untuk dimainkan oleh anak-anak suku yang selalu mengelilinginya.

Dia membeli banyak permen dan gula di kota, lalu dia meletakkan semuanya ke dalam keranjang berpita indah. Dia meletakkan keranjang itu di bawah salah satu pohon terpencil, dan kemudian ia memanggil anak-anak. Diskin menarik garis di tanah dan menjelaskan bahwa mereka harus menunggu di belakang garis sambil menunggu kode darinya. Ketika ia mengatakan "Go!", mereka harus berlari ke keranjang, dan yang pertama tiba di sana akan memenangkan semua permen.

Namun yang terjadi tidaklah demikian. Saat dia mengatakan "Go!", semua
anak-anak suku tiba-tiba saling memegang tangan masing-masing dan berlari menuju pohon itu sebagai sebuah kelompok. Sesampai di sana, mereka berbagi permen satu sama lain dan memakannya dengan penuh kegembiraan.

Tentu saja, antropolog itu sangat terkejut. Ia bertanya kepada mereka, "mengapa kalian semua pergi bersama-sama, bukankah yang pertama sampai di pohon itu bisa mendapatkan semua permen yang ada di keranjang?

Seorang gadis muda hanya menjawab, "Bagaimana bisa salah satu dari kami senang jika yang lainnya sedih?"


Antropolog itu tercengang! Berbulan-bulan ia telah mempelajari suku tersebut, namun baru sekarang ia benar-benar memahami esensi mereka yang sebenarnya.Ubuntu (u-bun-tu) Berarti, "Saya adalah kita." Ubuntu adalah sebuah kata dalam bahasa Zulu atau Xhosa, dan ia merupakan sebuah konsep tradisional di Afrika. Ini adalah istilah untuk "kemanusiaan, kepedulian, berbagi dan menjadi harmoni dengan seluruh ciptaan, tema zaman yang baru saja tiba, zaman Aquarius".

"Bangsa Afrika memiliki sebuah konsep yang disebut ubuntu. konsepi ini adalah tentang esensi dari manusia, sebuah karunia yang Afrika berikan pada dunia. Konsep ini mencakup keramah-tamahan, kepedulian terhadap sesama, kebersediaan untuk bekerja ekstra demi sesama manusia.Kami percaya bahwa seorang manusia menjadi manusia melalui manusia lainnya, bahwa kemanusiaan saya terkait dan terikat dengan kemanusiaan Anda. Ketika saya tidak memanusiakan Anda, saya sedang mendehumanisasi (merendahkan kemanusiaan) saya sendiri. Ditinjau dari istilahnya, esensi manusia adalah kontradiksi. Olehkarena  itu, berusahalah untuk bekerja untuk kebaikan bersama karena kemanusiaan anda datang dengan sendirinya pada masyarakat, dalam kebersamaan. 

   

 
- Uskup Agung Desmond Tutu 

Translator: Ali Muqi
English Source:  harisingh.com 

No comments:

Latest

  • Pals


    © 2011 Filosof Toilet Basic Theme by Insight Inspired By this dude Full Retouch by Noi Butthei