ARTomeo Kedai Online Figurin ARTomeo

Search..

Followers

Popular Postss

Thought & Feeling

Graphic Design

Sastra Sufi

Interest

Last Comments

Blog

26 Jun 2009

Atas Nama Sang Waktu

Revolusi matahari dan rotasi bulan bergerak tak begitu cepat, namun juga tak begitu lambat. Tak pernah berubah semenjak dahulu. Selalu harmonis dalam keseimbangan dan keduanya tampak begitu tenang menikmati keheningan Realitas Teragung pada lubuk jiwanya.

Namun bagi kebanyakan manusia di bumi entah kenapa keindahan mereka tak menarik perhatian. Sekalipun terlihat, namun tak lama kan sirna cepat berlalu. Mungkin manusia terlalu tergesa-gesa mengejar nikmat dunia hingga lupa pada waktu.

Demi tuhan pemilik waktu!
Demi waktu Sang Tuhan!
Berjanji waktu demi tuhan
Janji tuhan, "Demi Waktu"!

Demi diriNya!
Tak bisa kah kita bergerak melambat atau bahkan berhenti sejenak,
Bukankah kita kan merugi jika lewati waktu tanpa pernah sadari Ia begitu setia menemani dimana pun kapan pun kita berdiri?
-----*****----
nb:

Jam sembilan pagi di sebuah toilet
Sambil nge-Plung, ku iseng merenung
Tak hasilkan apa-apa selain sesuatu mengapung
Namun Begitu mandi, tiba-tiba ku dicumbu inspirasi
Buru buru saja ku tulis sebelum ku menyerah pada waktu,
yang terus memburu makhluk makhluk semu di pohon berbenalu

-----*****----
26062009 09.53


1 comment:

  1. emang bener yg lo kata. Aku merasa dengan melulu ngurusi dunia, waktu terasa cepat berlalu. Dengan terlalu banyak pekerjaan, sekadar merenung atau pun beribadah, sulit mendapatkan tempat dan waktu yang sesuai. Mungkinkan kita ini korban aktivitas dunia? ataukah diri kita memang teralu terbuai dengan kehidupan ini hingga melalaikannya?
    Bagi lo, siapa yang lebih berpengaruh, lingkungan eksternal dengan segala rayuannya atau internal diri lo sendiri?

    ReplyDelete

Latest

  • Pals


    © 2011 Filosof Toilet Basic Theme by Insight Inspired By this dude Full Retouch by Noi Butthei