ARTomeo Kedai Online Figurin ARTomeo

Search..

Followers

Popular Postss

Thought & Feeling

Graphic Design

Sastra Sufi

Interest

Last Comments

Blog

1 May 2009

nikah muda?

Tahun lalu aku masih berkeinginan untuk menikah di usia muda. Tapi tahun ini, bagiku tak penting lagi menikah cepat atau lambat, di usia tua atau muda, karena permasalahan dalam menikah bukanlah tentang kuantitas. Pernikahan bukanlah tentang seberapa banyak istri yang kupunya (tentunya), bukan seberapa lama aku berpacaran kemudian yakin untuk menikah, dan juga bukan tentang seberapa banyak harta yang ku punya sehingga berani menggelar pernikahan. Pernikahan itu tentang penyatuan dua kualitas manusia, antara sifat maskulinitas dan feminimitas, antar sifat aktif dan fasif, antara yin dan yang, antara aspek jalaliyah dan jamaliyah, antara keagungan seorang pria dan keindahan seorang wanita.
.
Namun yang harus tak dilupakan juga,
pernikahan berarti penyatuan dua ego manusia. Saat aku memutuskan untuk menikah, berarti saat itu aku telah bersedia untuk berbagi ruang untuk ego yang dimiliki pasanganku. Dan ini tak kan mungkin terjadi jika pernikahan itu tidak didasari unsur cinta. Namun cinta itu makhluk yang seperti apa. What kind of animal the love is?
.
Antara Cinta dan Nafsu
Aku seringkali keliru menganggap rasa di dalam jiwaku sebagai cinta, padahal rasa itu adalah makhluk bernama nafsu. Karena itu aku berusaha tuk berpikir kembali tentang rasa yang tumbuh di dalam hati. Jika ia cinta, maka ia memberi, sedangkan nafsu ingin memiliki. Cinta bersifat murni, nafsu tercampur ego diri. Cinta memberikan dengan tulus, nafsu hendak menguasai. Cinta selalu berbicara tentang keindahan dia, nafsu selalu tentang kepuasan aku. Cinta memberi dengan cepat, nafsu bergerak dengan lambat. Cinta bersifat sungguh-sungguh, nafsu tak serius. Cinta itu lemah lembut, nafsu gerasak-gerusuk dan kasar. Cinta penuh dengan kesabaran, nafsu dipenuhi ketergesa-gesaan. Cinta seringkali penuh penderitaan, nafsu pemuasaan. Cinta selalu berbicara tentang dia, tak pernah berkata aku. Sedangkan nafsu tak pernah berbicara dia, dan hanya ada ego dalam “aku”.
.
Saat aku berusaha mengidentifikasi cinta dan nafsu di dalam diriku, sepertinya nafsu yang mendominasi diri. Jika aku menikah saat ini dimana nafsu menguasai, pernikahanku hanya memenangkan lomba kuantitas, tapi tak kan berkualitas. Istana pernikahanku akan roboh karena tak kokoh. Mungkin aku menang berperang dengan teman-temanku, karena kami seolah berlomba dengan waktu, siapa yang menikah lebih dulu? Namun aku kalah dengan ego diri sendiri, dan aku akan menyesal di kemudian hari. Pernikahan, untuk saat ini, hanyalah angan-angan yang menyelimuti diri
-----*****----

01052009, dan baru kulanjutkan jam 2 AM Senin, 04052009



5 comments:

  1. jadi...buruh ama nikah ada hubungan nya yah???
    nikah ama buruh? ato mau nikah buruh-buruh?ato buruhan nikah?hehe...

    yang jelas nikah itu ga maen2 janji di dpn 4wl,ortu,keluarga,,temen,,

    ReplyDelete
  2. love n lust, two different things that mostly people hard to identify it :?

    ReplyDelete
  3. @ikoq
    waktu nulis ini, buruh n nikah itu 2 hal yang ada di kepala sy pada waktu yang bersamaan.. :D

    @anonim
    iyah..susah..:f

    ReplyDelete
  4. :D nikah muda... kayaknya asyik juga tuh...

    nikah masal yuk..

    hehehe

    thanks dah mampir ke blog gw ya ..


    ___________________________________________
    visit my blog
    1. info kaki palsu 2. Prosthetic and Orthotic 3. Nur Rachmat Tips dan Trick ___________________________________________
    Mengajak teman-teman Blogger semua untuk:
    1. saling berkunjung
    2. tukeran link
    3. saling follow di Google friend connect
    Salam Blogger!!!

    ReplyDelete
  5. @nur rachmat
    sama sama. :)
    salam blogger juga.
    semoga panjang umur, blognya. :D

    ReplyDelete

Latest

  • Pals


    © 2011 Filosof Toilet Basic Theme by Insight Inspired By this dude Full Retouch by Noi Butthei