ARTomeo Kedai Online Figurin ARTomeo

Search..

Followers

Popular Postss

Thought & Feeling

Graphic Design

Sastra Sufi

Interest

Last Comments

Blog

4 May 2009

Ku ingin ia yang sederhana

Jam lima tadi pagi, aku bingung, heran, entah kenapa ayahku berkata seperti itu. Aku merasa ayahku yang ramah dan penyayang perlahan kembali cepat marah, membawaku pada ingatanku saat ku masih bocah kecil. Anak kecil seperti adikku tak pantas dimarahi seperti itu. Ayahku, kenapa? Aku takut kekayaan materi akan merubah tingkat emosimu. Aku hanya ingin kau yang ramah dan sederhana. Karena dalam kesederhanaanmu itu kulihat “kekayaan”mu.
.
Tuhan, jika ku tak bisa miliki keduanya, maka ambillah kembali kekayaan materiMu, dan wariskan kembali kesederhanaanMu pada ayahku.
-----*****----
Senin, 04 Mei 2009. 05.33

3 comments:

  1. semua itu tergantung kita yang mengartikannya
    dan bagaimana kita mensyukurinya...so jangan patah semangat n jadilah selalu orang yang bersyukur

    ReplyDelete
  2. Mungkin saja, rasa sayangnya saat itu menghendakinya untuk marah. Terkadang tidak semua kemarahan menunjukkan rasa kesal atau jg benci, bahkan bisa sebaliknya, yakni sayang.

    ReplyDelete
  3. @anonim
    ini bunda iyem ya?
    hehe
    thx dah komentar nih...

    @bidin
    right, brad! ^_^ :)

    ReplyDelete

Latest

  • Pals


    © 2011 Filosof Toilet Basic Theme by Insight Inspired By this dude Full Retouch by Noi Butthei