ARTomeo Kedai Online Figurin ARTomeo

Search..

Followers

Popular Postss

Thought & Feeling

Graphic Design

Sastra Sufi

Interest

Last Comments

Blog

8 May 2009

etika: ilmu menilai diri


aneh
aneh aneh
sungguh aneh,

baret kecil
di belakang daun telinga
yang tersembunyi
di balik rambut lebat
seorang gadis berkulit cokelat
dapat terlihat,

namun
lipstik merah ranum
yang membekas
dan menoda
di pipi
kanan kirinya
--seorang pria tampan tiada dua--,
kenapa tidak?
lalu apa gunanya
cermin kecil
yang tangkainya
ia genggam
itu?

mungkin ia memegang cermin dengan terbalik atau miring.
atau mungkin juga ia lupa fungsi cermin..
atas nama kemolekan dan keindahan
kebersihan dan kesucian
cermin, seharusnya di arahkan ke wajahnya sendiri.
agar ia bisa memperindah diri,
cermin, digunakan untuk melihat jiwa diri
tapi kenapa yang terjadi,
ia gunakan cermin itu untuk melihat orang lain?
membuat penglihatannya bias, kabur tak terkendali
memantulkan cahaya-cahaya yang bersinar di tengah sunyi,
menyilaukan matanya, hingga tak kan dapat melihat dengan sejati
karena jarak cermin seringkali menipu diri.
tak sadarkah,
jika digunakan sebagai mata
maka cermin hanya memperburuk penglihatannya..
namun kenapa masih saja
ia arahkan cermin itu ke makhluk lain selain dirinya?

-----*****----
12 April 2009

2 comments:

  1. wahhh...awalnya nda ngerti...
    tp bawah2 nya ngerti..
    heee..
    katanya qta hrus berhenti bercermin di wajahnya orang...
    ada kisah..dua oang sahabat, pas bangun pagi...wajah yg satu penuh coretan, yg satunya nda..pas mreka saling natap???coba tebak..spa yg pergi cuci muka duluan???
    kdang qta nda nyadar wajah qta kotor..krna liat wajah org lain yg bersihh..

    ReplyDelete
  2. @salahresep
    ya, kadang memang seperti itu sih.
    waktu liat wajah orang lain bersih,
    kita nganggep diri kita juga bersih.
    padahal........wajah kita gak bersih.
    -------------------------------------.
    tapi, ada juga..yang saking bersihnya wajah seseorang..
    sampe2 wajahnya kayak "cermin",
    ia memantulkan bagian "kotor" yang ada pada diri kita..
    hingga kita sadar..

    makasih salahresep!
    sepertinya, resepmu kali ini juga masih salah. hehe
    :D

    ReplyDelete

Latest

  • Pals


    © 2011 Filosof Toilet Basic Theme by Insight Inspired By this dude Full Retouch by Noi Butthei