ARTomeo Kedai Online Figurin ARTomeo

Search..

Followers

Popular Postss

Thought & Feeling

Graphic Design

Sastra Sufi

Interest

Last Comments

Blog

26 Jan 2009

Rintihan Tubuh yang Menderita..

Bagiku hari ini hari gelisah. Bukan gelisah pikiranku, tapi tubuhku. Ia terus menggeliat ingin berontak karena menderita. Sudah beberapa hari ini kondisi fisikku tak kunjung membaik, bahkan tambah memparah. Hari ini salah satu puncak deritanya. Rasa sakit yang kuderita ini terus kutahan sepanjang hari. Selama di perjalanan menuju Bogor, di dalam kereta, di teras rumah temanku Hakim, di kamar Faozy yang berantakan, di kereta patas yang entah kenapa berhenti sekian lama dalam perjalanan pulang ke rumah, di lorong-lorong Pasar Gili yang becek karena hujan, di Sekretariat Al-Bihar sambil menenggak secangkir kopi tak panas, di atas bantal sambil menggenggam buku Bingkisan Alam Lahut, di tengah-tengah ruang berlampu padam, aku bersembunyi menahan derita dalam keheningan malam. Aku menderita. sungguh. Aku benar-benar menderita. A…ku menderitaaa!!!!
.
Aku tahu ini tak seberapa dibanding derita rakyat Palestina. Tapi tak bolehkah aku menjerit karena tubuh ini juga sakit. Aku sadar ini hanya cobaan kecil. Tapi tak boleh kah aku berteriak menahan luka. Aku sangat mengerti dan paham bahwa gejolak derita ini tak sehebat derita kaum mustad ‘afin di jalur Gaza. Tapi tak boleh kah aku menangis karena derita ini membuatku tak bisa menikmati buku yang sedang kubaca.
.
Wahai putri Muhammad, Sayyidah Fathimah Az-Zahra. ibunda para pecinta tuhan. Aku hanyalah debu yang menempel di bawah kaki-kaki para pecintamu. Karena itu sungguh tak pantas jika ku memohon langsung kepadaNya. Tolong sampaikan salamku atas ayahandamu dan keluargamu. Dan mohonkan kepada Sang Pemilik Kesehatan, agar memberikan kesembuhan atasku dan keluargaku.
.
Wahai ibunda para Imam. Duhai yang diberi gelar “ibunda dari ayahnya”. Berikanlah kami jalan keluar dari derita ini.
Mohonkanlah kesembuhan atas kami, debu-debu kotor di hamparan gurun dosa.
Aku mohon. Aku mohon. Aku mohon. Sungguh. Untuk kesekian kalinya aku memohon kepadamu. Amin ya rabbi al 'alamin.

-----*****----
21:12
21:21
23:23
26 Januari 2009


2 comments:

Latest

  • Pals


    © 2011 Filosof Toilet Basic Theme by Insight Inspired By this dude Full Retouch by Noi Butthei