ARTomeo Kedai Online Figurin ARTomeo

Search..

Followers

Popular Postss

Thought & Feeling

Graphic Design

Sastra Sufi

Interest

Last Comments

Blog

27 Jan 2009

Rapat Pendakian Gunung Gede (last episode)

Siang tadi (mungkin) rapat terakhir kami untuk membicarakan rencana mendaki Gunung Gede. Sayangnya tidak semua anggota hadir, bahkan hanya sebagian saja yang ikut berperang mulut. Aku, Hakim, Abduh, Mba Nina, dan Fathi lumayan seru beradu argumentasi apakah kami akan terus melanjutkan rencana pendakian atau tidak. Sedangkan kawan-kawan lainnya, Abar, Khayun, Yamin, Mas Jono dan Tresna menghilang entah kemana. Mungkin sedang sibuk dengan “dunia”nya masing-masing. Walau demikian, pertemuan tanpa jamuan ini telah menghasilkan beberapa keputusan. Pertama, hasil rapat tersebut memutuskaannnn... Eng..Ing…Eng……………. Gunung Gede adalah gunung yang tidak beruntung karena Kami tak jadi mendakinya.
.
Ada beberapa faktor yang membuat kami membatalkan pendakian Gunung Gede ini. Pertama, ada segelintir orang yang menyebarkan isu (issue) bahwa jalur legal Gunung Gede sedang ditutup sampai bulan April. Mendengar kabar tersebut, kami segera mengkonfirmasinya ke pihak Taman Nasional Gunung Gede. Dan ternyata pihak Taman Nasional memberikan kabar yang mengejutkan. Gunung Gede ditutup bukan hanya karena kemungkinan adanya badai sehingga akan membahayakan para pendaki, tapi gunung yang sudah lama tak aktif ini ternyata perlahan-lahan telah berubah menjadi GUNUNG MERAPI!! Di beberapa titik panas, ia menyemburkan letupan-letupan API dan GAS beracun yang sangat berbahaya!! Akibatnya sekawanan hewan liar turun ke lereng-lereng gunung dan merusak perumahan warga. Beruntung tidak ada korban jiwa sampai saat ini. Sungguh aneh bukan!? Ya, memang aneh. Tapi tentu saja aku sedang tidak serius. Heheheh. Don’t take it too serious Guys!
.
Jadi, alasan pertama pembatalan pendakian ini adalah karena pihak Taman Nasional menutup jalur pendakian. Mengetahui hal itu, pada awalnya kami memutuskan untuk mengambil rute illegal melalui jalur rumah neneknya Hakim yang kebetulan berada di bawah kaki Gunung Gede. Tapi setelah dipikir-pikir, pelarangan pendakian oleh pihak Taman Nasional ini bukan dikarenakan tanpa sebab, melainkan karena adanya perkiraan badai. Oleh karena itu jika kami mengambil jalur illegal tersebut, maka status pendakian kami berlipat ganda menjadi BAHAYA TINGKAT 2. Pertama, bahaya karena adanya kemungkinan badai. Kedua, kami mengambil jalur illegal yang kebetulan jarang terjamah oleh para pendaki. Sandi, paman Hakim yang bersedia menjadi Ranger penunjuk jalan mengatakan bahwa jalur illegal ini tak mempunyai trak khusus. Sehingga kami pasti dipaksa untuk membuka jalan, menebangi ranting-ranting berduri di tengah ancaman badai. Wow! Tantangan yang menarik bukan!? Sayang sekali kami telah memutuskan untuk tak mendakinya di liburan ini. Di dalam hati, aku menyesali pembatalan pendakian ini tapi aku tahu pasti ada hikmah dibaliknya.
.
Jalur illegal ini pasti lebih berbahaya dari jalur umum. Padahal kebanyakan dari kami tak punya pengalaman mendaki. Ini menjadi faktor ketiga pembatalan (atau pengunduran) pendakian kami. Faktor terakhir adalah faktor kesiapan. Di lihat dari segi persiapan, kekompakan team kami jauh dari kata “siap”. Sebagian terlalu bersantai-santai tak memperhatikan persiapan mendaki, baik itu persiapan fisik, mental, peralatan atau bahkan ongkos. Entah meremehkan atau karena ada alasan lainnya. Oleh karena itu rencana pendakian Gunung Gede di tanggal 31 Januari-2Februari, liburan semester ini RESMI DIBATALKAN!!!
titik
.
-----*****----
Selasa, 27 Januari 2009
Kota Bambu Utara.
-aL-



2 comments:

  1. Hemmm..........g bisa comment d..............coz gw sering ngilang dari rapat.......
    Tapi kalo g komen kayaknya mubasir juga ni kotak....

    Sory banget atas nampak ketidakaktifan aku disetiap pertemuan yang dilakukan....
    Tapi Swer tak kewer-kewer....hal itu dikarenakan upaya untuk dapat mengikuti acara dengan baik....
    Terpaksa harus mondar-mandir dan bersuntuk ria di malam hari tuk menutup kantong yang sejak kemarin nampak melompong...dan Insyaallah ni kantong kembali terisi dengan pundi2 yang lmayan cukup...paling tidak untuk ongkos perjalanan dan sedikit beli cemilan.....kalo makanan kan aku bisa nebeng...he..he...

    ReplyDelete
  2. asyik euyy!!!:s
    dah gajian. dapat berapa kantong emas, mas??
    berarti nanti di sukabumi ada sesi makan2 gratis yak..heheh

    ReplyDelete

Latest

  • Pals


    © 2011 Filosof Toilet Basic Theme by Insight Inspired By this dude Full Retouch by Noi Butthei