ARTomeo Kedai Online Figurin ARTomeo

Search..

Followers

Popular Postss

Thought & Feeling

Graphic Design

Sastra Sufi

Interest

Last Comments

Blog

30 Dec 2008

Lw kok tambah jelek sih?

7 komentar

Sehari setelah tiga hari rapat di Pantai Carita, di lantai empat sebuah kampus, seorang teman berwajah tak indah berkata kepadaku,


"Lay, lw kok tambah jelek sih?"
"Masa sih..", pikirku dalam hati sambil bertanya penasaran kepadanya, "Emangnya kenapa?"
"Tambah item", jawabnya singkat.

"Sialan, apa hubungannya hitam dengan jelek?" tanyaku dalam hati.
Sambil lalu ku jawab saja, "ini bukan item, tapi coklat exotis!"
Dia: "haa!!"

-----*****----


Read more

28 Dec 2008

Tarian Hati Pelihat Putri Pantai

10 komentar
Aarrgghghhtiewilkjwjfcxnvwhgionvofh!!!!!
Wajah itu........menghantui pikiran & perasaanku. Mengganggu Konsentrasi hingga terpecah belah seperti gelas kaca yang terpelanting pada puing pualam. Hancur berhamburan, pecah berantakan, benar-benar sulit disatukan kembali. Aku telah mencoba mengumpulkan beling-beling konsentrasi itu dalam keberserakannya tapi ia berteriak enggan lalu justru memecah dirinya dengan begitu cepat ke dalam pecahan-pecahan yang jauh lebih kecil. Buyar.
.
Fiuh..! Aku terdiam sejenak, mencoba memahami apa yang terjadi pada diriku. Ada perasaan aneh yang berkecamuk dalam jiwa. Entah perasaan macam apa tapi aku menikmatinya. Perasaan ini sepertinya dapat membuatku mendadak gila. Ia membuatku tersenyum sendiri di tengah-tengah kerumunan para peserta rapat kerja Al-Bihar Foundation. Di saat pertemuan penting membahas tetek-bengek pembuatan kurikulum pendidikan untuk sekolah yang akan dibuat, pematangan struktur organisasi yang belum rapi, proses hukum serta legalitasnya dan perencanaan bisnis untuk mendukung yayasan ini, akal dan syarafku malah tak berfungsi sebagaimana mestinya. Mudah-mudahan mereka tak melihat dan menyadari keanehan prilakuku ini.
.
Entah kenapa hal ini bisa terjadi. Konsentrasiku hilang seperti menghilangnya buih ombak di tepian pantai. Rapat itu pun terabaikan. Perasaan bersalah menghampiri, tapi pada saat yang sama aku menikmati sesuatu yang menari di dalam hati.
.
Duhai Sang Pendengar segala do’a..
Apakah ini tanda Engkau telah menjawab do’aku?
.
Rapat penting ini diadakan di beranda Vila Tropical, sebuah ruangan tak berdinding tempat bertemunya tiga kamar terpisah. Duduk santai di beranda ini dapat memberikan ide-ide segar seperti segarnya udara yang berhembus. Kami duduk membentuk setengah lingkaran, menikmati pergantian presentasi. Dari tempatku duduk, terlihat keindahan angkasa raya. Awan putih terbang di langit sore yang cerah, bergerak perlahan ditemani irama laut. Pikiranku lagi-lagi melayang ke seberang jalan, ke balik rumah-rumah makan yang menghalangi keindahan Pantai Carita. Masih teringat jelas saat pasir pantai membalut kaki kami, menusuk rasa nuansa hati.
.
Duhai Yang Maha Misteri,,, Ia kah??
.
19.07
Rapat hari ini telah usai. Setelah makan malam, kami beristirahat bersama di beranda tadi sambil menonton Tragedi Nainawa. Beberapa saat setelah film diputar, bayangannya kembali menghantuiku, menggetarkan rasa di dalam jiwa. Adegan-adegan dalam film tertangkap oleh kedua mataku, suara yang terdengar pun cukup menggelegar untuk lebih dari sekedar menerobos masuk ke dalam kedua telingaku, tapi aku tak bisa menahan untuk tak mengernyit kan jidatku karena ku tak bisa menangkap jalan ceriteranya. Oh, tidak! Apa yang terjadi pada diriku? Bahkan untuk menonton film saja aku tak mampu...
.
Aku memutuskan bangkit dari dudukku, kemudian menyendiri di dalam kamar. Aku duduk ingin menulis jujur. Pintu kamar kubiarkan terbuka agar angin malam turut membauri kesendirianku. Aku mencoba menuangkan secangkir keindahan rasa ke dalam kata-kata, barangkali dengan begitu aku dapat merasakan kembali getaran hati yang kurasakan saat bertemu dengannya sore tadi.
.
Aku goreskan kata pertama, beberapa saat kemudian terbentuklah kalimat-kalimat yang kemudian kucoba susun seindah mungkin dalam beberapa paragraf. Aku menulis, mencoba tuk mengurai rasa. Waktu berlalu, malam semakin larut. Sekilas mataku memandang keluar jendela, mengarah ke atas. Langit malam itu begitu cerah dan indah dipenuhi cahaya bintang. Keindahannya menyadarkanku sesuatu. Aku benar-benar tak puas dengan tumpukan kata-kata yang telah ku tuliskan. Ingin ku goreskan dengan lebih indah tapi percuma, karena pikiranku tak lagi mencerna. Aku tak kuasa. Semakin ku tuliskan, semakin aneh rasa yang tergambarkan. Karena seindah apa pun, kata tak bisa menggambarkan rasa.
.
Aku terdiam sejenak, mencoba tuk mengingat rasa dan tak pedulikan lagi keterbatasan kata. Lalu aku menoleh ke bagian terdalam isi hati. Jauh di dasar sana jiwaku bertanya,
.
“saat pertemuan tadi sore, sadarkah ia bahwa hatiku telah terpaut olehnya seperti seekor lebah yang telah menemukan taman bunganya?”

Oh Duhai Sang Pemilik Keindahan Bunga...Puji syukurku atasMu. Terima kasih atas taman bungaMu yang telah Engkau perlihatkan padaku. Kini aku memohon dengan seluruh jiwaku yang merupakan bagian dari jiwaMu, izinkan dan restui aku terbang di atas taman bungaMu, agar aku bisa menjaga dan merawat keindahannya selalu.


-----*****----
Minggu, 28 Desember 2008

Villa Tropical, Pantai Carita.
-aL-



Read more

7 Dec 2008

Hati-hati kalo lagi BAB di WC MALL (Must Read!)

2 komentar
Ini info penting untuk diketahui bagi semua orang, terutama bagi yang suka ke Mall. Kemarin saya pergi ke sebuah Mall. Nongkrong sama kawan-kawan. Entah kenapa tiba-tiba perut terasa mulas. Langsung saja saya masuk ke WC yang saat itu kebetulan sepi.Belum semenit duduk, saya dengar suara bapak-bapak berkata dari WC sebelah,

“Gimana dik? baik-baik aja?”

Tentunya saya kaget! karena saya gak biasa ngobrol sama orang yang gak dikenal. Saya jawab aja,

“Ya, baik.”

Eh, tau-tau dia nanya lagi,

“Sekarang gimana, sudah terasa lega?”

Wah pertanyaan macam apa sih itu? Ada-ada saja. Karena baru juga nongkrong semenit, saya jawab sekenanya saja,

“Lumayan Pak, untung gak ngantri…”

Dia jawab lagi, “Sama dong… tapi saya ada masalah dikit nih.”

Saya mulai curiga, lalu balik bertanya,“Masalah apa, pak?”

Dia langsung jawab,

“Iniii lho diajenggg… ada orang culun di WC sebelah ikut-ikutan ‘njawab pertanyaan saya, gimana kalo nanti saya telpon lagi? Ya… sampai nanti…”

----*****-----
Read more

Keajaiban ANGKA!!

2 komentar
mathphobicsnightmarecube
Melihat rentetan angka-angka, mengingatkanku pada kebingungan yang pernah ku alami sewaktu SMA. Selain bingung karena tak menguasainya, tapi juga bingung kenapa angka bisa membentuk rumusan yang begitu tertata. Kebingungan ini akhirnya berujung pada rasa kagum. Kekaguman pada sesuatu yang berada di balik angka-angka. Entah siapa atau apa? Phitagoras pernah berkata, angka adalah unsur utama pembentuk alam semesta. Aku lupa argumen apa yang dibangun oleh filosof Yunani ini untuk mendukung statement-nya. Tapi seolah sepakat dengannya, para scientist modern menemukan bahwa ternyata alam semesta ini tercipta dengan begitu tersusun secra matematis rapi tanpa cela. Seolah-olah, atau memang begitu adanya, ia telah diatur dan direncanakan terlebih dahulu. Alam semesta ini satu sama lainnya bersifat harmonis, saling melengkapi. Sepersekian detik saja bumi atau planet lainnya keluar dari porosnya, benturan antar planet, asteroid dan atau benda-benda luar angkasa tak dapat dihindarkan. Saat ini aku tak ingin bicara banyak tentang angka-angka. Tapi ingin berbagi keajaiban angka-angka ini. Selamat menikmati keindahan angka-angka...





1 x 8 + 1 = 9

12 x 8 + 2 = 98
123 x 8 + 3 = 987
1234 x 8 + 4 = 9876
12345 x 8 + 5 = 98765
123456 x 8 + 6 = 987654
1234567 x 8 + 7 = 9876543
12345678 x 8 + 8 = 98765432
123456789 x 8 + 9 = 987654321

1 x 9 + 2 = 11
12 x 9 + 3 = 111
123 x 9 + 4 = 1111
1234 x 9 + 5 = 11111
12345 x 9 + 6 = 111111
123456 x 9 + 7 = 1111111
1234567 x 9 + 8 = 11111111
12345678 x 9 + 9 = 111111111
123456789 x 9 +10= 1111111111

9 x 9 + 7 = 88
98 x 9 + 6 = 888
987 x 9 + 5 = 8888
9876 x 9 + 4 = 88888
98765 x 9 + 3 = 888888
987654 x 9 + 2 = 8888888
9876543 x 9 + 1 = 88888888
98765432 x 9 + 0 = 888888888

1 x 1 = 1
11 x 11 = 121
111 x 111 = 12321
1111 x 1111 = 1234321
11111 x 11111 = 123454321
111111 x 111111 = 12345654321
1111111 x 1111111 = 1234567654321
11111111 x 11111111 = 123456787654321
111111111 x 111111111=123456789 87654321

12345679x9x1=111111111
12345679x9x2=222222222
12345679x9x3=333333333
12345679x9x4=444444444
12345679x9x5=555555555
12345679x9x6=666666666
12345679x9x7=777777777
12345679x9x8=888888888
12345679x9x9=999999999

------------------------------


bagaimana? indah bukan?

itu baru sedikit dari keajabain dan keindahan angka-angka. Ada banyak bentuk keindahan lainnya. Kira-kira pelajaran/hikmah apa yang bisa kita dapat dari bentuk "keindahan" angka-angka diatas?? Sharing disini donk!
Read more

Stop Mengkambing-hitamkan Setan!

14 komentar
ghoul-in-the-pew
"Mengapa kalian terus salahkan aku?"


“Setan sialan! Gara-gara kau, aku terjatuh dalam lumpur dosa”
Pernahkah kita mempunyai pikiran yang sama atau senada dengan kalimat diatas?Kalau iya, mungkin kita termasuk orang yang tak bertanggung jawab,

karena berusaha melarikan diri dari kesalahan yang telah kita lakukan. Menimpakan kesalahan kepada setan adalah sebuah tindakan yang tak bijak. Aku pikir, para setan sudah cukup sabar menahan rasa dongkolnya karena terus menerus dijadikan tumbal atas semua kesalahan kita. Cukup sudah, kasihanilah para setan! Mereka itu hanya meniupkan rayuan & ajakan, kita sendirilah yang memegang keputusan. Lalu mengapa kita selalu meng"kambing-hitam"kan setan?

----*****-----
05112008. Rabu pagi, sebelum berangkat kuliah dan mandi.

.
-aL-
Read more

Tebak-Tebakan Sulit!!(cuman teman saya yang bisa jawab!)

18 komentar
l6_6
Tadi pagi, saya iseng kirim sms tebak-tebak-an ke beberapa teman kampus. Walaupun cuman satu baris, tapi tebak-tebakan ini masuk kategori sulit!! Saya yakin, walau IQ kalian diatas 225 sekali pun, kalian belum tentu bisa menebaknya! Ini sms yang saya kirim itu....silahkan dijawab kalau kalian merasa jago tebak2an!!


l6_61
Tebak2an,pren!

hari ini masuk kul jam berapa, n apa aja??



:P :P :P :P :P :P
Read more

6 Dec 2008

10 Kebiasaan yang Dapat Merusak Otak

0 komentar
1. Tidak Sarapan Pagi


Mereka yang tidak mengkonsumsi sarapan pagi memiliki kadar gula darah yang rendah, yang akibatnya suplai nutrisi ke otak menjadi kurang.

2. Makan Terlalu Banyak
Terlalu banyak makan, apalagi yang kadar lemaknya tinggi, dapat berakibat mengerasnya pembuluh darah otak karena penimbunan lemak pada dinding dalam pembuluh darah. Akibatnya kemampuan kerja otak akan menurun.

3. Merokok
Zat dalam rokok yang terhisap akan mengakibatkan penyusutan otak secara cepat, serta dapat mengakibatkan penyakit Alzheimer.

4. Mengkonsumsi gula terlalu banyak
Konsumsi gula yang terlalu banyak akan menyebabkan terganggunya penyerapan protein dan nutrisi, sehingga terjadi ketidakseimbangan gizi yang akan mengganggu perkembangan otak

5. Polusi Udara
Otak adalah konsumen oksigen terbesar dalam tubuh manusia. Menghirup udara yang berpolusi menurunkan suplai oksigen ke otak sehingga dapat menurunkan efisiensi otak.

6. Kurang Tidur
Otak memerlukan tidur sebagai saat beristirahat dan memulihkan kemampuannya. Kekurangan tidur dalam jangka waktu lama akan mempercepat kerusakan sel-sel otak.

7. Menutup kepala saat tidur
Kebiasaan tidur dengan menutup kepala meningkatkan konsentrasi zat karbondioksida dan menurunkan konsentrasi oksigen yang dapat menimbulkan efek kerusakan pada otak.

8. Menggunakan pikiran saat sakit
Bekerja terlalu keras atau memaksakan untuk menggunakan pikiran kita saat sedang sakit dapat menyebabkan berkurangnya efektifitas otak serta dapat merusak otak.

9. Kurang menstimulasi pikiran
Berpikir adalah cara yang paling tepat untuk melatih otak kita. Kurangnya stimulasi pada otak dapat menyebabkan mengkerutnya otak kita.

10. Jarang berkomunikasi
Komunikasi diperlukan sebagai salah satu sarana memacu kemampuan kerja otak. Berkomunikasi secara intelektual dapat memicu efisiensi otak. Jarangnya berkomunikasi akan menyebabkan kemampuan intelektual otak jadi kurang terlatih.

Read more

16 Nov 2008

-

1 komentar
ngantuk!! kepalaku pusing
Read more
0 komentar
Friday,  December 1st, 2006 
Hari ini Hari Aids Sedunia
World Aids's Day

Dari jam setengah sebelas sampe magrib di depan komputer terus cink!!! Cuman bikin rumus-rumus XL doank…. 

Ayahku pergi ke gontor tuk ngasih duit ke nurul.
Weks...
Read more

2 Nov 2008

0 komentar
imtihan-gelanggang-ilmu
Dalam kehidupan kita yang tak jelas arah dan tujuannya ini, ternyata ada dua hal penting yang dapat menjernihkan tujuan terciptanya kita. Dua hal itu adalah ilmu dan ibadah. Sebenarnya 2 hal ini bisa kita padatkan lagi menjadi satu hal saja, ilmu. Karena ibadah merupakan aplikasi dari ilmu. Ibadah kita adalah turunan dan keberlanjutan dari kepemilikan ilmu. Sebagaimana kata-kata Imam Ali yang sering kita dengar, Ilmu yang tak diamalkan bukanlah ilmu karena Ilmu selalu melahirkan amal (ibadah).

Pada umumnya, umat islam dunia, khususnya Indonesia, beragama tanpa berilmu. Sehingga walaupun memiliki kuantitas yang banyak tapi tak bisa berikan perubahan berarti.
Pernyataan di atas memunculkan sebuah pertanyaan, "bukankah abid itu juga seharusnya punya ilmu? karena “Tak ada ibadah tanpa ilmu”. Lalu bagaimana mungkin mereka beribadah sementara mereka tak berilmu?

Sepertinya ada kesalah-pahaman dalam melihat fenomena beribadah. Kita terlanjur menganggap orang-orang yang bertekuk lutut sujud di pojokan-pojokan Masjid, menangis tersedu di tengah malam yang sunyi, dan berlama-lama dengan berbagai macam ritual sebagai ibadah. Padahal belum tentu demikian adanya. Gerakan-gerakan dalam ritual tersebut jika tidak diisi dengan ilmu maka hanyalah serantaian gerakan tak bermakna.

Satu pernyataan lagi. Kita tidak bisa beriman kecuali dengan berilmu terlebih dahulu. Benarkah demikian? Bukankah banyak orang yang beriman atau setidaknya terlihat beriman padahal mereka adalah seorang awam? Bagaimana menjawab pertanyaan ini?

Ilmu itu seperti cahaya. Ia akan menerangi jalan kita dan menghindarinya dari gelapnya kehidupan. Sehingga kita tahu mana jalan yang berlubang dan tidak. Dengan demikian, kita bisa lebih mudah untuk menuju-Nya.

Ada pernyataan lain lagi. Sebenarnya ilmu itu didapat bukan karena kita telah mempelajarinya, akan tetapi lebih tepat dikatakan karena anugrah Tuhan. Contohnya, pemahaman kita tentang Islam ini adalah anugrah. Banyak orang yang telah mempelajari ilmu X, Y dan Z tapi tak mendapatkan anugrah pengetahuan bernama Islam.

Pernyataan ini agak sedikit membingungkanku. Okay, katakanlah kita adalah orang yang telah mendapat anugrah telah mengenal Islam walaupun kita adalah orang awam. Pertanyaannya, mengapa kita yang mendapatkan anugrah tersebut bukan mereka yang sudah expert itu, yang notabene lebih pintar dari kita?

Sedikit jawaban yang entah menjawab pertanyaannya atau tidak. Yang aku fahami seperti ini...Ilmu dibagi dua. Ilmu Husuli dan ilmu huduri. Perbedaan kedua model ilmu ini ada pada metode mendapatkan ilmu tersebut. Secara singkat ilmu husuli adalah ilmu yang kita peroleh melalui perantara. Sedangkan ilmu Hudhuri adalah ilmu yang kita dapatkan tanpa melalui perantara. Contoh ilmu Hudhuri adalah pengetahuan kita tentang diri kita. Kita tahu dan sadar bahwa saat ini kita sedang marah tanpa harus melalui perantara, orang lain. Kita “tiba-tiba” tahu hal tersebut. Kita tahu dengan sendirinya. Pengetahuan kita tentang diri kita termasuk kategori ilmu huduri. Ilmu yang didapat “langung” dari-Nya.

Setidaknya yang saya ketahui ada dua cara untuk mendapatkan ilmu hudhuri. Cara pertama adalah dengan melakukan riyadhah, ritual-ritual tertentu dengan tujuan menyucikan diri, menyiapkan jiwa kita untuk menerima ilmu Hudhuri. Karena ilmu hudhuri hanya bisa didapatkan oleh jiwa-jiwa yang bersih dari segala penyakit jiwa. Sedangkan cara kedua, ilmu hudhuri ternyata bisa kita dapatkan melalui ilmu hushuli. Mungkin kita telah banyak membaca atau mempelajari karya-karya Islam, tetapi sesungguhnya sebagian besar pemahaman tentang Islam yang kita miliki sekarang adalah anugrah Tuhan. Ilmu hushuli ini adalah stimulus yang akan “memancing” datangnya pemahaman akan kebenaran Islam.

Banyak orang yang belajar tentang Islam dengan kurun waktu yang tak sebentar, tetapi tak cukup memuaskannya untuk memilih Islam sebagai agamanya. Mungkin karena mereka mempunyai pandangan awal yang negatif tentang Islam dan fanatisme buta pada pandangan tersebut. Selain itu juga mungkin karena tidak adanya ketulusan hati dalam jiwa untuk mempelajari Islam dengan sungguh-sungguh. Sungguh jika kita mempelajari Islam dengan hati dan pikiran yang jernih, maka Allah sendiri lah yang akan memberikan ilmu dan pemahaman kepada kita.

----*****-----

31 Oktober 2008. Tulisan ini saya buat berdasarkan apa yang saya pahami dari pemaparan Mr. ZZ di Darul Istiqamah

Read more

Ciuman Misterius

0 komentar
Di Kereta Parahyangan jurusan Gambir-Bandung, duduk berhadapan 4 orang penumpang :
* Seorang nenek
* Seorang mahasiswi super cantik
* Seorang mahasiswa militan (laki-laki), dan
* Seorang tentara gagah perkasa
.
Mereka tidak saling mengenal satu dengan yang lainnya. Perjalanan begitu nyaman sampai kereta tersebut masuk ke terowongan dan lampu mendadak mati pula. Gelap gulita. Sunyi. Tiba-tiba terdengar suara kecupan yang keras…Cap, cip, cup!!
.train-sleepy-sunset
Namun segera diikuti satu suara tamparan yang tidak kalah kerasnya…Plak, Plek, plak, Gedubrak!!!
.
Ketika terowongan itu terlewati, keempat penumpang itu saling bengong dan pandang. Masing-masing berkata didalam hati.

Sang nenek dalam hati: “Dasar anak mahasiswa muda, mentang-mentang tempat gelap, langsung aja cium mahasiswi cantik itu. Rasain loe kena gaplok!!!”

Si Mahasiswi cantik dalam hatinya: “Biar rasa loe!!! Gelap-gelap asal cium, kena deh loe cium nenek itu. Dan kena gaplokan juga lagi!! hihihi..."

Si Tentara dalam hati: “Busyet dah, enak bener tuh mahasiswa! Dia yang nyium cewek, eh gua yang kena gaplok… #$%$ “!!

Si mahasiswa militan itu berkata dalam hati: “He..he..he...Mumpung gelap, tadi gua cium aja tangan gua sendiri, terus gua gaplok sekalian itu tentara belagu. Kapan lagi mahasiswa bisa gampar tentara” !!!

----*****-----

Read more
0 komentar
money_by_invaderzim1000

Hari ini ada seorang temanku, YY, yang menulis sebuah statement di forum Smuther12.

"Everything Needs Money".

Bagi kebanyakan orang, mungkin kalimat di atas benar. Bagiku sendiri, hal pertama yg terbersit dalam pikiran saat mendengar kalimat itu adalah
a
"money can buy everyting" Dengan uang kita bisa membeli segalanya. Mulai dari pakaian norak, tas kotak, rambut emo yang pasaran, rumah mewah yang sempit, mobil kijang atau jaguar, perhiasan blink blink, pulau kecil untuk berlibur, atau bahkan membeli anak. Tapi apakah itu yang disebut "segala"nya, everything!??

Mungkin temanku lupa bahwa ada banyak yang tak bisa dibeli dengan uang. Sesuatu yang jauh lebih bermakna dari semua itu. Sesuatu yang justru merupakan bagian dari kehidupan yang sesungguhnya, sisi spiritual diri kita. Bisakah kita gunakan uang untuk membeli cinta, kasih sayang, kebahagian, persahabatan, keluarga, kepercayaan, atau sebuah kehidupan"?. Bisakah kita membeli semua itu dengan uang?

Money can NOT buy spiritual aspect in life!!

Uang tak bisa membeli hal-hal yang bersifat spiritual. Tapi kenapa mayoritas masyarakat dunia men-dewa-kan uang seolah-olah dengan uang mereka bisa mendapatkan kehidupan yang layak untuk dijalani? Apa penyebab fenomena ini Prilaku ini jelas dipengaruhi oleh paradigma Barat yang bersifat materialistis.

So does everything need money, friends??
I don't think so!

money_isnt_everything

----*****-----



Read more

27 Oct 2008

0 komentar
Kepalaku pusing. Entah bermula dari mana. Tapi aku menyadari rasa ini datang sejak kemarin siang, saat keluar dari rumah temanku di Ciputat, TA. Mungkin terik matahari penyebabnya. Tapi entah kenapa terus berlanjut sampai sekarang.

Saat matahari tak tepat di atas kepala.

Inna lillahi wa inna lillahi raji'un...

Kalimat itu spontan keluar dari mulutku. Saudaraku, Asep, telah meninggal. Walau tak pantas panjatkan do'a, mulut ini tetap berkomat-kamit.

"Semoga Tuhanku dan Tuhannya Yang Maha Pemurah itu, terlebih dulu menghapuskan tumpukan dosaku ini, agar do'aku untuk saudaraku diterima.Ameen!pray-1

----*****-----

Jam satu lebih.

Aku yang sedang beristirahat di kamar Ummi, mendengar seseorang mengetuk pintu bawah. AH Citayam rupanya. Aku beruntung ia datang. Rumah ini sedang sepi ditinggal penghuninya, tinggalkan Aku dan kedua adikku yang sedang bermain entah dimana. Hari ini kelas Neoschool akan di mulai jam tiga. Aku minta Hakim mengajar sendirian karena aku harus menjaga rumah depan yang kosong.

04:36

Setelah mandi, aku ikut nimbrung di kelas Neoschool. Rini dan beberapa murid lain yang berprilaku tak sopan, membuatku bersuara. Aku pinta mereka tuk hormati para guru yang datang ke Neoschool. Bukan karena para guru ingin dihormati, tapi memang begitu seharusnya murid berprilaku. Kehidupan mereka yang keras memaksaku menganggap hal itu sebagai sesuatu yang wajar. Sehingga biasanya-jika tak berlebihan-aku membiarkan mereka dan bahkan ikut bersama mereka menertawakanku yang dijadikan objek ledekan. Tapi tidak saat ini. Aku merasa mereka sudah keterlaluan. Mungkin salahku yang terlalu memanjakan mereka sejak awal masuk Neoschool.

----*****-----

Saturday, 24 October, 2008.
Read more

26 Oct 2008

Antara KAU dan AKU: Curiga Seorang Awam

1 komentar
Suatu hari seorang awam ucap sebuah harap

AKU ingin mencintaiMU seperti KAU mencintaiKU

Apa adanya

Tulus, tanpa harapkan balas

Polos, tanpa noktah

Tapi setelah lama memikirkannya

AKU sadari sesuatu

KAU curang!

Kau memang sudah sejak lama mencintaiKU

Jadi sudah sewajarnya jika cintaMu lebih baik dari cintaKU

Sebenarnya AKU sempat bingung memikirkan betapa besarnya cintaMU padaKU

Padahal cintaKU padaMU biasa-biasa saja...

Apa rahasia cinta tulusMU itu?

Mungkinkah waktu?

KAU kan mencintaiku sudah sejak lama

Hingga waktu telah membuat cintaMU padaKU sampai sebesar ini


Tapi...

Bukankah cinta tak kenal sosok bernama waktu

Lalu apa yang membuatMU tergila-gila padaKU

Hingga mereka katakan KAU mencintaiKU sebelum kelahirkanKU

Sebelum KAU ciptakanKU

.

Sungguh Mereka telah katakan suatu hal yang terdengar mustahil

Bagaimana mungkin KAU cintai diriKU yang belum ada

Bagaimana mungkin KAU cintai diriKU sementara bahkan alam ini belum tercipta

Tapi itulah yang terjadi, lagi-lagi kata mereka

Pikiranku berkelana

Mencari jawab

Perlahan membentuk curiga

Jangan-jangan AKU adalah KAU!

.

.

.

----*****-----

Diantara serakan barang Neoschool

Minggu, 26 October 2008. 9:29
Read more

Ilusi Demokrasi Amerika..

0 komentar
statue_of_liberty_800cropped

Akhir-akhir ini demokrasi Amerika kian ramai dibicarakan orang. Apalagi sejak kemunculan Barack Obama beberapa waktu lalu. Ia seolah hendak berikan harapan baru. Sebuah perubahan positif bagi masyarakat dunia. Obama yang masih muda itu juga menularkan isu kepemimpin muda di Indonesia.

Aku bukan pengamat politik, jadi tak bisa berkata banyak. Tapi satu hal yang ku yakini. Baik itu Obama, McCain, Clinton, Pelos, Biden atau siapa pun itu. Mereka semua sama! Mereka hanyalah seonggok kecil dari tipuan Demokrasi Amerika. Karenanya, Amerika tetap Amerika!

Siapa pun yang menang, Amerika akan tetap menjadi negara yang otoritarian. Bagiku yang awam ini, demokrasi Amerika itu...ilusi!

Waktu itu McCain bilang, ia akan tetap menyerang irak. Sementara Obama bilang, ia akan menarik pasukannya dari irak. wah, bagus!! saya senang! eh, ternyata, obama menarik pasukannya untuk dipindahkan ke Afganistan…

Bah!
.

.

.

-aL-

Saat pusing mendera

Minggu, 26102008.1:56
Read more

25 Oct 2008

Siapa Aku?

0 komentar
Suatu waktu kalian tanya siapa aku??

"Aku?"

Tentu saja Aku bingung

Ingin ku jawab,

"Aku bukan siapa-siapa"

Atau "Aku bukan sesuatu"

Atau "Aku bukan A, B, C dan bukan pula X, Y, Z"

Aku Bukan ini dan bukan itu

Tapi jawaban bertele-tele ini sungguh tak menjawab

Pertanyaan ini memang terlihat sederhana tapi kompleks

"Siapa aku?"

Bagiku, pertanyaan ini membingungkan sekaligus mengerikan..

Ketika Aku berusaha jawab & coba katakan,

"Aku adalah..."

Egoku memuncak seketika

Seolah ada "aku" yang lain selain "AKU"

Aku fikir ego ini harus aku redam terlebih dulu

Agar saat aku katakan "Aku"

Aku tak menduakan AKU

Bukankah di alam semesta ini hanya ada satu "aku"

Tak lebih!

Karena itu, jika kau tanyaku siapa aku.

Maka lebih baik ku jawab,

"Aku adalah AKU"

----*****-----

.

.

.

Sabtu pagi, 25 Oktober 2008
Read more

Britzone's Clothes for My Presentation??

0 komentar
The Prologue from the book, The Alchemist...

The Alchemist picked up a book that someone in the caravan had brought. Leafing through the pages, he found a story about Narcissus.

The alchemist knew the legend of Narcissus, a youth who daily knelt beside a lake to contemplate his own beauty. He was so fascinated by himself that, one morning, he fell into the lake and drowned. At the spot where he fell, a flower was born, which was called the narcissus.

But this was not how the author of the book ended the story.
He said that when Narcissus died, the Goddesses of the Forest appeared and found the lake, which had been fresh water, transformed into a lake of salty tears.

"Why do you weep?" the Goddesses asked.

"I weep for Narcissus," the lake replied.

"Ah, it is no surprise that you weep for Narcissus," they said, "for though we always pursued him in the forest, you alone could contemplate his beauty close at hand."

"But..... was Narcissus beautiful?" the lake asked.

"Who better than you to know that?" the Goddesses said in wonder, "After all, it was by your banks that he knelt each day to contemplate himself!!"

The lake was silent for some time.

Finally it said: "I weep for Narcissus, but I never noticed that Narcissus was beautiful. I weep because, each time he knelt beside my banks, I could see, in the depths of his eyes, my own beauty reflected."

"What a lovely story," the alchemist thought.

I don't want to take any conclusion for that story because I know, and I very realize that you all are mature enough, or even more mature than me to take conclusion by yourself.

But,,,,,I want to end this story with telling you a theory of psycho analysis.

A theory said that actually everybody loves themselves. Looking at the story of Narcissus and that theory, now we know that actually not only narcissus and the lake of salty tears that love themselves but also we all love ourselves too.

Maybe we don't or never realize it before because our love to ourselves is not as big as the love of narcissus to his self.

I think that's all I want to say.

Thank you for the time.

Thank you for the opportunity.

And thank you too for the T-Shirt!

Assalamu ‘alaikum!

Read more

24 Oct 2008

24102008: Sebuah Do'a untuk Saudaraku

0 komentar



Kepalaku pusing. Entah bermula dari mana. Tapi aku menyadari rasa ini datang sejak kemarin siang, saat keluar dari rumah temanku di Ciputat, TA. Mungkin terik matahari penyebabnya. Tapi entah kenapa terus berlanjut sampai sekarang.

Saat matahari tak tepat di atas kepala.

Inna lillahi wa inna lillahi raji'un...

Kalimat itu spontan keluar dari mulutku. Saudaraku, Asep, telah meninggal. Walau tak pantas panjatkan do'a, mulut ini tetap berkomat-kamit.



pray-1


Read more

17 Sep 2008

Lupa apa yang mau ditulis

1 komentar
Damn!

Lagi-lagi lupa. Kali ini keterlaluan! Si Maha Lupa datang sebelum aku sempat menuliskannya. Padahal di sepanjang perjalanan aku sudah berusaha untuk terus mengingatnya. Yang aku ingat, ada beberapa hal yang ingin ku tulis. mungkin sekitar empat sampai enam hal.


Huh! saya belum mandi. Gerah. Malas melakukan apapun, apalagi nulis panjang di tengah kecewa.

Read more

17 Aug 2008

15 Sya’ban: Fajar Yang Kian Dekat

0 komentar

(ICC 15 Sya’ban / 17 Agustus - 18.30)

Ada yang berjalan melenggang
ada yang merangkak meraba
karena cahaya

Ada yang melihat menatap
ada yang buta menerawang
karena cahaya

Ada yang bersemi mekar
ada yang mengempis layu
karena cahaya

Ada yang mengalir lirih
ada yang mengering tandus
karena cahaya

Ada yang merinding semilir
ada yang gerah berpeluh
karena cahaya

Ada yang membeku padat
ada yang terbakar leleh
karena cahaya

Ada yang benderang berpendar
ada yang hangus menggulita
karena cahaya

Ada yang hidup menangis
ada yang mati meringis
karena cahaya

Ada yang mengada dari tiada
ada yang meniada dari ada
karena cahaya

Ada yang terbang mengangkasa
ada yang menukik membumi
karena cahaya

Ada yang datang bersimpuh
ada yang lintang pukang
karena cahaya

Ada yang bahagia merona
ada yang sengsara merana
karena cahaya

Ada yang menjadi mawa api
ada yang menjadi abu api
karena cahaya

Sampai kapan kami harus bersabar menanti cahayamu?

Read more

Latest

  • Pals


    © 2011 Filosof Toilet Basic Theme by Insight Inspired By this dude Full Retouch by Noi Butthei